Film Conviction


Tentang kegigihan seorang wanita yang ingin membebaskan kakaknya dari tuduhan pidana.


Anda tentu familiar dengan kasus Sengkon-Karta atau kasus yang terbaru David-Kemat. Ya, mereka adalah korban peradilan sesat di Indonesia. Mereka harus mendekam di jeruji besi bertahun-tahun untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pidana yang tak pernah dilakukannya. Film Conviction besutan Sutradara Tony Goldwyn menceritakan kisah yang sama.

Film ini mengkisahkan perjuangan Betty Anne Waters -diperankan oleh aktris Hillary Swank- untuk mengeluarkan abangnya, Kenneth Waters dari penjara. Kenny, sapaan akrabnya, harus menghabiskan sisa hidupnya di penjara dengan tuduhan membunuh seorang wanita paruh baya.

Golongan darah O Kenny sama dengan golongan darah pelaku penikaman itu. Dua saksi di pengadilan, mantan istrinya dan seorang wanita yang pernah dikencaninya, juga memberatkan posisinya. Alhasil, juri dan majelis hakim menyatakan Kennny terbukti bersalah.
Betty tak terima abangnya dinyatakan sebagai pembunuh. Apalagi, karena keterbatasan dana, mereka tak bisa menyewa pengacara yang bagus. Kenny hanya didampingi oleh pengacara publik secara pro bono. Di sinilah, aksi heroik Betty dikisahkan. Ia bertekad dan berjuang mati-matian untuk membebaskan Kenny dari penjara.
Betty yang usianya tak muda lagi memutuskan masuk ke sekolah hukum. Ia bertekad segera menjadi pengacara, hanya untuk membuka kembali kasus abangnya ini. Singkat cerita, melalui perjuangan yang berat, ia lulus dari fakultas hukum dan lulus ujian pengacara di Amerika Serikat.
Judul
Conviction
Durasi
107 menit
Sutradara
Tony Goldwyn
Penulis Skenario
Pamela Gray
Pemain
Hillary Swank, Sam Rockwell, Minnie Driver, Juliette Lewis
Berbagai kasus Betty pelajari semasa kuliah. Salah satunya adalah penggunaan tes DNA untuk mengungkap kebenaran dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan. Kala itu, film ini mengambil setting akhir 1980an, penggunaan tes DNA memang masih langka. Namun, ia menemukan fakta bahwa sudah ada 49 kasus yang putusannya berubah karena bukti ini.
Tes DNA ini bisa saya gunakan sebagai bukti baru (novum,-red) untuk membebaskan kakak saya dari penjara, ujar Betty kepada teman sesama mahasiswa fakultas hukum.
Perjuangan Betty pasca menjadi pengacara dimulai dengan mencari pisau yang berlumuran darah hingga mencoba mempengaruhi dua saksi yang memberatkan kakaknya. Pencarian pisau tersebut pun sangat berat, karena berdasarkan hukum Massachusetts, barang bukti yang berusia 10 tahun harus dimusnahkan.
Betty, akhirnya, memang menemukan barang bukti itu. Namun, ia masih harus menghadapi tantangan berikutnya. Yakni, mencari dua saksi yang pernah memberatkan kakaknya dan meyakinkan kakaknya agar mau melakukan tes DNA. Kenny menolak melakukan tes karena sudah putus asa dengan kasus yang menimpanya. Ia mengaku tak memiliki kehidupan lagi.
Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata pada 1980 di Ayer, Massachusetts, Amerika Serikat. Tokoh-tokoh dalam film ini pun konon masih hidup hingga sekarang.
Salah satunya adalah jaksa yang menjebloskan Kenny ke jeruji besi, Martha Coakley. Beberapa kalangan menilai bahwa film ini adalah upaya black campaign terhadap Martha yang sedang mengikuti pemilihan Kepala Jakwa Wilayah Massachusetss. Film ini dinilai ingin membongkar kembali borok Martha di masa lalu.

Sumber : HukumOnline
Namun, apapun alasannya, film ini masih tetap layak ditonton oleh para Advokat Jakarta . Terutama sebagai bahan renungan bagi kalangan pengacara surabaya. Ketika orang awam harus masuk dulu ke sekolah hukum untuk menangani kasus saudaranya, karena tak yakin keadilan akan diperoleh oleh pengacara-pengacara yang ada di sana. 

Advokat Jakarta 
Emergency hours only
Call at 081 231 999 399
Read More

Perbedaan Pengacara dengan Penasihat Hukum

makna pengacara surabaya
makna Advokat Jakarta
Dengan berlakunya UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat (UUA), baik advokat, penasihat hukum, pengacara praktik dan konsultan hukum, semuanya disebut sebagai Advokat (lihat Pasal 32 ayat [1] UUA). Sehingga, dengan berlakunya UUA, tidak ada perbedaan antara pengacara dan penasehat hukum. Semuanya disebut sebagai Advokat yaitu orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang wilayah kerjanya di seluruh wilayah Republik Indonesia (Pasal 5 ayat [2] UUA).
Sebelum berlakunya UUA, ketentuan yang mengatur mengenai advokat, penasihat hukum, pengacara praktik dan konsultan hukum tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan sehingga pengertian pengacara dan penasihat hukum berbeda. Lihat boks Perbedaan Pengacara dan Penasihat Hukum (Sebelum UUA) di bawah:
 
Boks: Perbedaan Pengacara dan Penasihat Hukum (Sebelum UUA)

Pengacara
Penasihat Hukum
Pengertian
Pengacara biasa adalah seseorang yang memiliki profesi untuk memberikan jasa hukum di dalam pengadilan di lingkup wilayah yang sesuai dengan izin praktek beracara yang dimilikinya.Sehubungan dengan hal tersebut, apabila pengacara tersebut akan beracara di luar lingkup wilayah izin prakteknya tersebut di atas, maka ia harus meminta izin terlebih dahulu ke pengadilan di mana ia akan beracara.
Pengacara ini dulunya dibedakan dengan advokat. Yang dimaksud dengan advokat adalah seseorang yang memiliki profesi untuk memberikan jasa hukum kepada orang di dalam pengadilan atau seseotang yang mempunyai izin praktek beracara di pengadilan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.
Pembedaan advokat dan pengacara ini dapat kita temui dalam Reglement op de Rechterlijke Organisatie en het Beleid der Justitie in Indonesia (Stb. 1847 Nomor 23 jo. Stb. 1848 Nomor 57), Pasal 185 sampai Pasal 192 dengan segala perubahan dan penambahannya (RO). Simak juga artikel Advokat.
- Penasihat Hukum adalah mereka yang memberikan bantuan atau nasihat hukum, baik dengan bergabung atau tidak dalam suatu persekutuan Penasihat Hukum, baik sebagai mata pencaharian atau tidak, yang disebut sebagai Pengacara/Advokat dan Pengacara Praktek (Keputusan Bersama Ketua Mahkamah Agung dan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: KMA/05/SKB/VII/1987; Nomor: M.03-PR.08.05 Tahun 1987 tentang Tata Cara Pengawasan, Penindakan dan Pembelaan Diri Penasihat Hukum).
- Penasihat hukum adalah seorang yang memenuhi syarat yang ditentukan oleh atau berdasarkan undang-undang untuk memberi bantuan hukum (Pasal 1 ayat [13] UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana KUHAP).
Kemudian Mahkamah Agung mengeluarkan Surat Edaran No.: 8 Tahun 1987 tentang Penjelasan dan Petunjuk-Petunjuk Keputusan Bersama Ketua Mahkamah Agung dan Menteri Kehakiman tanggal 6 Juli 1987 No.: KMA/005/SKB/VII/1987 dan No.: M. 03-PR.08.05 Tahun 1987 yang membagi Penasihat Hukum ke dalam dua kategori:
a. Para pengacara advokat yang telah diangkat oleh Menteri Kehakiman dan atas dasar itu memperoleh ijin melakukan kegiatan berpraktek hukum di manapun.
b. Para pengacara praktek yang diberi ijin oleh para Ketua Pengadilan Tinggi untuk berpraktek hukum di dalam daerah hukum Pengadilan Tinggi yang bersangkutan.
Jadi, sebelum berlakunya UUA, pengacara advokat maupun pengacara praktek adalah termasuk penasihat hukum. Sejak diberlakukannya UUA, baik penasihat hukum, advokat maupun pengacara praktek disebut sebagai Advokat berdasarkan Pasal 32 ayat (1) UUA.
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.
Dasar hukum:
1. Reglement op de Rechterlijke Organisatie en het Beleid der Justitie in Indonesia (Stb. 1847 Nomor 23 jo. Stb. 1848 Nomor 57
4. Keputusan Bersama Ketua Mahkamah Agung dan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: KMA/05/SKB/VII/1987; Nomor: M.03-PR.08.05 Tahun 1987 tentang Tata Cara Pengawasan, Penindakan dan Pembelaan Diri Penasihat Hukum
Sumber: Bung Pokrol

Advokat Jakarta
Emergency hours only
Call at 081 231 999 399
Read More

Pilih Advokat Yang Tepat


pengacara surabaya tepat


Advokat Jakarta tepat

Memilih pengacara yang akan mendampingi anda dalam suatu perkara memerlukan suatu perhatian tersendiri.
a. Lisensi Advokat/ Pengacara.
  1. Lisensi Pengacara oleh PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) dibentuk Tanggal 21 Desember 2004.
  2. Lisensi Pengacara oleh KAI (Kongres Advokat Indonesia) dibentuk Tanggal 30 Mei 2008.
Tanpa ada lisensi jangan langsung mempercayai seseorang sebagai advokat. Ini perlu jadi perhatian utama dari anda yang hendak menggunakan Jasa Advokat Jakarta karena saat ini disinyalir banyak praktek-praktek “pokrol bambu” yang dilakukan oleh oknum anggota masyarakat.

b. Jam Terbang / Pengalaman Praktek.
tingkat atau jumlah jam terbang turut menjadi perhitungan tapi itu tidak juga menjamin bahwa si pengacara akan berhasil menyelesaikan perkara anda.Anda bisa menanyakan sejauh mana penguasaan pengacara terhadap kasus yang dialami.
c. Style.
Masing-masing pengacara/ advokat mempunyai style (gaya) masing-masing yang berbeda satu sama lain. Percaya tidak percaya ternyata menurut pengalaman saya style seorang pengacara juga mempengaruhi tingkat keberhasilannya dalam menyelesaikan suatu perkara.
d. Service/ Pelayanan.
Aneh rasanya ada pengacara yang sulit dihubungi oleh kliennya tapi jujur memang banyak pengacara yang seperti itu.
Untuk anda yang sedang memilih pengacara, saran saya sebaiknya tanyakan kepada dia (si pengacara) sebelumnya, apa saja yang anda dapatkan ketika memilihnya sebagai pengacara dan bagaimana bentuk komunikasinya. Ini penting jangan sampai ketika anda memilihnya sebagai pengacara nantinya anda capek main “kejar-kejaran” dengan si pengacara tersebut.

Advokat Jakarta
Emergency hours only
Call at 081 231 999 399
Read More

Pengadilan Negeri Surabaya adalah cagar budaya


pengacara surabaya pengadilanAdvokat Jakarta pengadilan

Surabaya - Berdasar data pengacara surabaya bahwa gedung Pengadilan Negeri (PN) Jalan Raya Arjuna Surabaya, yang menjadi salah satu ikon sejarah di kota Pahlawan yang telah berumur 718 tahun ini.
Gedung PN Surabaya ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya yang dilindungi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
“Gedung ini dibangun pada 1924 dengan nama Lan d’laad yang dipakai untuk gedung pengadilan zaman penjajahan Belanda. Luas bangunan tersebut diperkirakan 100 meter persegi,”
Salah satu bukti bahwa gedung PN Surabaya ini merupakan cagar budaya, terlihat dari adanya prasasti di sebelah kiri pintu masuk. Jika diperhatikan seksama, maka akan terlihat tulisan ‘PENGADILAN NEGERI SURABAYA BANGUNAN CAGAR BUDAYA SESUAI SK. WALIKOTA NO. 188.45/004/402.104/1998, NO. URUT 62, KEBERADAANNYA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG, DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA SURABAYA’.
Memasuki lobi pengadilan ini, maka pengunjung akan melihat ciri khas arsitektur gaya zaman penjajahan Belanda. Namun PN Surabaya tak memiliki data sejarah gedung yang mereka tempati.
Namun pemeliharaan sederhana tetap dilakukan, yaitu sebatas pengecatan gedung saja. Proses pemeliharaan itu juga sifatnya ringan, dan tak mengubah arsitektur gedung.
Selain gedung PN Surabaya, ada 47 bangunan yang masuk kategori A, antara lain Jembatan Merah, Stasiun Semut, dan Pintu Air Jagir. Total di seluruh Surabaya ada 163 bangunan cagar budaya, terbagi dalam 8 kategori.

Advokat Jakarta
Emergency hours only
Call at 081 231 999 399
Read More